Pesona Kalimati-Semeru

Keringnya semak belukar dan keindahan kalimati sang Mahameru puncak para dewa”.

Pesona Ranu Kumbolo

Keindahan alami hamparan padang rumput dan dinginnya air "ranu" kumbolo “Adelweis” .

Cahaya Emas dari Langit

Pesona sang surya membias di dinginnya angin pagi hari, di lereng berpasir Mahameru.

Keindahan dan Solidaritas

Mahameru berikan damainya didalam beku Arcapada, Mahameru sebuah legenda tersisa, puncak abadi para dewa.

Pulau Tengah-Karimun Jawa

Sandaran perahu dengan pesona penangkaran hiu di Pulau Tengah, Karimun Jawa.

Nirwana Resort

Perjalanan menuju Pulau Kecil dihiasi hamparan air laut dan jejeran pohon kelapa yang tersusun rapi di Nirwana Resort.

Barbeque Kakatua Fish

Pesta barbeque ikan laut dengan menikmati indahnya Pulau Tengah.

Snorkling at Kecil Island-Karimun Java

Pesona bawah laut yang mengagumkan, hamparan terumbu karang yang menawan.

1.06.2015

Long Time No See Guys!!

Finally..
Setelah beberapa tahun gak muncul..here we come! Tentunya dengan cerita baru lagi..hihihihii.

Ditunggu yak..cerita perjalanan gue dalam beberapa tahun belakangan..

5.18.2013

Karimun Jawa (Koper Vs Ransel)

Karimun Jawa (Koper VS Ransel)

Kali ini gue akan bahas masalah budgeting untuk traveling ke Karimun Jawa. Karena gue tau kemampuan kita dalam segi budgeting beda-beda. Jadi gue akan bahas perbadingan budget traveling ala koper dan ransel buat ke Karimun Jawa. So check this out!

Yang bakal gue tulis gak jauh-jauh dari pengalaman dan info yang gue dapet kemaren waktu traveling kesana.

Traveling Ala Koper:
Dalam traveling kali ini adalah traveling 3 hari 2 malam.
kalan bisa menggunakan bermacam-macam transport buat menuju pelabuhan Jepara di Pantai Kartini, bisa menggunakan transportasi darat (Bus, Kreta, ato Travel) atau transportasi udara (pesawat, bagi yang waktunya terbatas). Dan kali ini yang bakal gue bahas adalah transportasi darat yaitu bus, tepatnya pus kelas eksekutif ( dari pengalaman Esi, temen gue). Kalo rumah kalian jauh dari terminal ato pul bis eksekutif, setidaknya kalian harus menyiapkan budget tambahan sekitar 10 ribu. Harga tiket bus eksekutif kisaran 150 ribu (Jakarta- Terminal Jepara), kalau yang ada di wilayah timur eperti Surabaya dan sekitarnya, kemungkinan harganya hampir sama karena letak kota Jepara berada di tengah-tengah antara Jakarta dan Surabaya. Dari Terminal Jepara, kalian bisa naek becak ato ojek yang sama-sama 10 ribu buat ke pelabuhan Jepara. Dari pelabuhan Jepara, kalian lanjut naek kapal express cantika ato express bahari, harga tiket sekitar 100 ribu, waktu perjalanan menuju Pulau Karimun sekitar 2,5 jam. Dalam hal ini kalau ikut paket dengan harga 700 ribu, tiket pp kapal sudah di tanggung agen travel, termasuk transport dari pelabuhan Karimun ke penginapan, biaya penginapan (homestay dengan ukuran kamar 3x3m), plus makan 5kali dan bakar ikan 1kali, termasuk juga paket ke spot-spot tujuan wisata disana, yang sehari biasanya maksimal 4 spot yang dikunjungi. Tapi untuk tranport balik dari pelabuhan Jepara ke rumah masing-masing, sepaiknya udah dipesen dulu (Temen gue si Esi beli tiket kereta eksekutif kisaran 320 ribu).
Langsung aja kita rekap masalah budgeting-nya.
1. Budgeting Transport
- Tiket Bus eksekutif (Jakarta-Terminal Jepara) : 150.000,-
- Ongkos becak (Terminal Jepara-Pelabuhan) : 10.000,-
- Ongkos becak (Pelabuhan Jepara-Terminal) : 10.000,-
- Ongkos bus (Terminal Jepara-Semarang) : 12.000,-
- Ongkos ojek (Terminal Semarang-Stasiun) : 15.000,-
- Ongkos tiket kereta (Semarang-Jakarta) : 320.000,-

Total Tranport : 517.000,- (plus ongkos ojek dari rumah ke terminal pp) jadi total sekitar 537.000,-

2. Paket wisata 3hari 2malem : 700.000,-

Jadi Total Budgeting Ala Koper adalah: 1.237.000,- (belum termasuk biaya untuk beli minum ato jajan dijalan), jadi kalo sama jajan kita bulatkan 1.300.000,-


Traveling Ala Ransel :
Dengan waktu yang sama (3hari 2 malam), transport yang digunakan juga sama tapi beda klas, kali ini naek bus dengan klas ekonomi dengan harga karcis kisaran 60 ribu kalian udah bisa sampe di terminal jepara. Dari terminal Jepara, kita bisa jalan kaki karena jarak dari terminal ke pelabuhan Jepara sekitar 2 Km, jadi lumayan deket kalo dibuat jalan. Setelah kita sampe di pelabuhan, kita bisa pilih mau naek kapal apa, Kapal Muria (ekonomi, waktu 6-7 jam, 60 ribu) ato Kapal Ekspress Cantika (bisnis, 2,5jam, 100 ribu). Setelah sampai di Pelabuhan Karimun, letak penginapan juga lumayan deket, kalo jalan sekitar setengah jam ( kisaran jarak 3 Km). Untuk penginapan sendiri, dengan fasilitas yang sama (ukran 3x3m) kemaren gue dapet info per malem 60 ribu, mau di isi berapa orang terserah, intinya harga itung per malem bukan per orang. Terus untuk menuju spot-spot wisata, kita bisa sewa kapal dengan harga 300 ribu/hari (harga belom nego) untuk 4 spot maksimal, sewa alat snorkling 10 rb/hari, kamera underwater 100rb/hari. Untuk perjalanan pulang juga sama, cara dan transportnya.
Jadi langsung aja kita rekap budgeting-nya.

1. Budgeting Transport
- Tiket Bus ekonomi (Jakarta-Terminal Jepara) : 60.000,-
- Ongkos Terminal Jepara-Pelabuhan : 0,-
- Ongkos Jepara-Terminal : 0,-
- Ongkos bus (Terminal Jepara-Semarang) : 12.000,-
- Ongkos bus (Semarang-Jakarta) : 50.000,-

Total Tranport : 122.000,- (plus ongkos ojek dari rumah ke terminal pp) jadi total sekitar 142.000,-

2. Paket wisata 3hari 2malem (Ransel) :
- untuk yang berangkat sendiri:
- Penginapan (home stay) 2 malem : 120.000,-
- Sewa kapal untuk pergi ke spot : 600.000,-
- Alat snorkling : 20.000,-
- Kamera underwater : 200.000,-

Total Paket Ransel : 740.000,- (kalau itu berangkat sendiri)
 
Jadi Total Budgeting Ala Ransel adalah: 882.000,- (belum termasuk biaya untuk beli makan, minum ato jajan dijalan), jadi kalo sama makan kita bulatkan 1.000.000,-

untuk yang berangkat beregu (min 4 orang):
- Penginapan (home stay) 2 malem : 120.000/4 ----> 30.000,-
- Sewa kapal untuk pergi ke spot : 600.000/4 ----> 150.000,-
- Alat snorkling : 20.000,-
- Kamera underwater : 200.000/4 ----> 50.000,-

Total Paket Ransel : 250.000,- (kalau itu berangkat sendiri)
 
Jadi Total Budgeting Ala Ransel adalah: 392.000,- (belum termasuk biaya untuk beli makan, minum ato jajan dijalan), jadi kalo sama makan kita buletkan 500.000,-


Kesimpulan:
1. Paket Traveling Ala Koper sekitar : 1.300.000,-
                                 VS
2. Paket Traveling Ala Ransel (pribadi) : 1.000.000,-    ------> Hemat 300.000,-

Atau
1. Paket Traveling Ala Koper sekitar : 1.300.000,-
                                 VS
2. Paket Traveling Ala Ransel grup : 500.000,-               ------> Hemat 800.000,-


So..Tinggal anda pilih sendiri.. Semoga bermanfaat! Have Fun!

Karimun Jawa Parodi

 Karimun Jawa Parodi


Pulau Tengah Parodi-Karimun Jawa

Pulau Tengah 2 Parodi-Karimun Jawa

Tanjung Gelam Parodi-Karimun Jawa
berhubung nemuin gambar yang pas buat di jadi'in komedi..jadi gue ieng buat edit-edit...huehueuhe

5.17.2013

Karimun Jawa Part 2





Snorkling Hari ke 2 (P. Kecil)
Hari kedua..
Basa-basi dulu ya..biasa mbacot disek..hehehe
Karimunjawa adalah surga wisata laut di Pulau Jawa. Kehidupan bawah laut dengan berbagai biotanya yang luar biasa, pantai-pantai berpasir putih nan indah, pulau-pulau kecil mempesona, serta masyarakat yang ramah dan bersahaja menjadi daya pikat taman laut nasional ini. Berikut 9 fakta menarik yang mungkin Anda belum tahu tentang Karimunjawa, The Lost Treasure in Java:
  1. Kepulauan Karimunjawa yang terletak 230 km utara Yogyakarta terdiri atas gugusan 27 pulau, 22 di antaranya adalah pulau tak berpenghuni cantik dengan pantai berpasir putih yang menawan.
  2. Taman Laut Nasional Karimunjawa adalah salah satu Taman Laut Nasional di Indonesia dengan luas total 111.625 ha. Dari luas itu, 98,6% merupakan wilayah perairan sementara 1,4% wilayah daratan.
  3. Karimunjawa memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, antara lain 69 marga karang keras, 353 spesies ikan karang dan 300 hektar hutan mangrove (Nababan, Mangaraja Gunung, dkk. 2010. Status Ekosistem di Taman Nasional Karimunjawa. Wildlife Conservation Society-Indonesia Program)
  4. Kepulauan Karimunjawa adalah salah satu dari sedikit tempat untuk menemukan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Hijau (Chelonia Mydas) dan Elang Laut Perut Putih (Haliaetus leucogaster) yang merupakan hewan yang terancam punah.
  5. Terdapat kolam penangkaran ikan hiu di Pulau Tengah dan Pulau Menjangan Besar yang juga menjadi salah satu daya tarik wisata. Penggemar kegiatan yang memacu adrenaline bisa mencoba kesempatan untuk berenang bersama predator berbahaya ini.
  6. Banyak terdapat gosong di perairan Karimunjawa, yaitu daratan pasir yang menyembul di tengah laut atau di tepi pulau yang nampak pada pagi hari dan kemudian menghilang ketika air laut pasang.
  7. Fenomena global warming menyebabkan peningkatan suhu air laut hingga 1 derajat Celcius per tahun, mengakibatkan terjadinya coral bleaching dan matinya terumbu karang, termasuk terumbu karang di perairan Karimunjawa.
  8. Penduduk Karimunjawa mempergunakan generator sebagai pembangkit tenaga listrik. Keterbatasan sumber tenaga ini menyebabkan listrik hanya menyala dari jam 6 sore hingga jam 6 pagi.
  9. Keindahan Karimunjawa yang begitu mempesona bisa dinikmati oleh siapa saja karena banyaknya tour agent yang menawarkan paket wisata murah (kurang dari Rp 500.000/orang untuk paket 4 hari 3 malam).
Masih banyak fakta-fakta mengagumkan tentang kepulauan indah ini. Kunjungi Karimunjawa dan temukan sendiri hal-hal unik dan menarik yang akan membuat Anda tercengang.
Di hari kedua ini spot yang bakal kami kunjungi ada 4 spot, yaitu: Snorkling di Pulau Kecil, Barbeque di Pulau Tengah + Snorkling, Pulau Gosong, Penangkaran Hiu di Pulau Menjangan Besar, plus makan menu ekstrim bulu babi (itu request dari gue sendiri sih..hihihihiii).

Oke next story dude!!
Hari kedua adalah hari jumat, dan kita sudah bangun sebelum jadwal dimulai. Ya ada yang jam 5 pagi udah bangun, ada yang jam 6, ada juga yang jam 7 baru bangun (maklum lagi sakit kawan). Setelah semua sudah rapi, bersih, wangi, cantik, dan ganteng. Kita sarapan dulu bro, pake menu ikan goreng, sayur, pisang (nyet tuh ada pisang lagi nyet), krupuk, dan teh anget.

Hari ini kita gak berempat lagi, karena ada rombongan lain dari Surabaya dan Semarang yang bareng sama kita. Jadi total orang menjadi 14 orang. Setelah selesai mandi dan sarapan pagi (hidup sehat baget), kita langsung berangkat ke tempat penyeberangan yang sama seperti pada hari pertama. Tujuan pertama kali ini adalah spot untuk snorkling di Pulau Kecil, waktu yang dibutuhin untuk sampai kesana sekitar satu jam (buset dah, lama ternyata). Di perjalanan kepala mulai using, ombaknya gak biasa (lumayan gede), diperjalanan kita melewati sebuah tempat wisata Nirvwana resort dan denger-denger mau dijual (hayo siapa yang minat PM...Ahahaha).

Resort Nirwana (perjalanan ke P. Kecil)
Akhirnya sampai juga di spot snorkling di Pulau Tengah setelah terombang-ambing badai (Lebay..hiihiiihii). Oke langsung aja gak banyak bicara, kita nyemplung...byurrrr!!. Airnya bening sadis om-tante..cuma ikannya g sebanyak di P. Menjangan Kecil, banyak yg snorkling soalnya jadi ikannya pada nyebar kemana-mana. Dan ada yang bikin jengkel juga sih, kamera underwater guide-nya error! Tapi tenang ada kamera hape si Fahrul (untung banget!)...But so far is fun!!!!






So ini dia foto-fotonya... Monggo disekeco'aken (silahkan diikmati)...Heheehheee
Snorkling at P. Kecil (Fahrul)


Snorkling at P. Kecil

Underwater P. Kecil
mb Esi bilang oke.. :D
Snorkling at P. Kecil (Mau nyuri terumbu karang)
Pizz Menn...HiHIHI

Oke, Sudah saatnya pindah spot, ya meski masih belom puas di sana (ngejar waktu).. Kita langsung capcus ke destinasi berikutnya (ce'ileh..pake destinasi segala) yaitu Pulau Tengah. Acara di P. Tengah adalah maen api (bakar-bakar alias barbeque guys..hehehee). Perjalanan dari P. Kecil ke P. Tengah sih gak begitu lama, sekitar 15 menit.

Pulau Kecil (perjalanan Menuju P. Tengah)
Yo kita sudah sampai!! Segera merapat kapten!!! heheheee
Ya inilah penampakan Pulau Tengah, Karimun Jawa. Dan kita nyampek Pulau Tengah skitar jam Setenga sebelas siang. karena gak bawa alat sholat, jadi sholat jumatnya ditunda dulu tapi tenang..masih tetep ganteng kok, levelnya gak bakal turun, udah paten soalnya..ahahahahaaaa
Parkiran Perahu (P. Tengah)
Penangkaran Hiu P. Tengah

Sambil nunggu si abang mbeteti iwak (nyuci ikan) kita poto-poto dulu...yuk capcus!! langsung hunting poto men...
Mbeteti iwak (nyuci ikan) P. Tengah
Penangkaran Hiu P. Tengah

Action cool dulu! :D

Prewedding gratis. (Esi & Fahrul)
We are The Power Pop Girls!! Ahahahah

Unyu Banget! huahuahua

Mulung kelapa

Ngelamun dulu..

Barbeque at P. Tengah (Ikan Kakak Tua)
Ikan Kakak Tua Bakar! hemm Wallaa! Guarantee!!

Mbakar iwak (bakar ikan) P. Tengah

Yup, habis bakar ikan dan makan kenyang, saatnya buat snorkling yang kedua. Lokasinya sih di deket P. tengah, gak jauh-jauh amat. disana kita bareng sama orang-orang yang lagi diving. Wihhh! Keren juga tenyata tapi gue gak berani buat jauh-jauh, kepala masih pusing gara-gara snorkling yang pertama (gelombang lautnya agak gede). jadi cuma ngeliatain orang-orang yang lagi diving sambil muterin terumbu karang.

Ngempet mo boker (Sial!)


Terumbu Karang P. Tengah
Tim Satu Oke..

Auwookkkk...ajarin renang dong tante...hihihihi
Ini anggota yang dari surabaya, uwiiihh ada tato gede di punggungnya pren..ngeri, preman banget tapi cekcyiiiih..hihihihi
Cekcihhh! Ahahahaa :D
Underwater P. Tengah
Oke tanteee..ihihihihi


Setelah dari Pulau Tengah buat snorkling, kita lanjut ke Pulau Gosong. Ya perjalanan sekitar setengah jam dari P. Tengah ke P. Gosong tepatnya kita sampek sana jam setengah emapat sore, dan ternyata P. Gosong lagi pasang..aaaaakk!!! Tidaaaaakkk!!! ya blom sempat poto-poto kita langsung cabut ke Pulau Menjangan Besar buat ngeliat penangkaran hiu. 

Di tengah perjalanan solar bahan bakar kapal habis (ya awooh..lindungi a'im ya awoo...*sinetron bgt) untung ada cadangan, dang bisa nyampek P. Menjangan Besar disertai habisnya bahan bakar kapal (untung udah nyampek). Nyamek di penangkaran hiu sekitar jam setengah lima sore, yang rencananya mau turun buat foto sama hiu, jadi gak bisa..gara-gara ngeriiiii! Ngeliat hiunya gede bung! jadi di poto dari atas aje ye..hehehee
Penangkaran Hiu (P. Menjangan Besar)

Penangkaran Hiu (P. Menjangan besar)

Habis dari penangkaran hiu, kita langsung cabut buat balik ke basecamp. Ya bersih-bersih, biar tetep ganteng..hehehehee
Habis mandi kita makan malem, ngobrol-ngobrol sama orang yang punya homestay dan kapal, ya cari-cari info masalah biaya dan lain-lain..biar kalo kesini lagi bisa lebih murah..hehehe
Dan rencananya pengen cari oleh-oleh, berhubung di ajak mas muji buat tranfer gambar yang tadi siang sama kemaren. Dan tranfer datanya lama banget! sampek malem dan planing gagal semua, karena udah ngantuk, cuma nganterin si tole buat beli baju di alun-alun lalu balik dan sleeping handsome..eaaaa! ahahahaha



Bonusnya adalah gue coba ngedit2 foto Esi & Fahrul (itung-itung latian sotoshop lagi) hehehe.. Ini dia IR editan gue. Sok di nikmatin atuh Tante Esi n Om Fahrul...Hiihihihhiii :D


Ejiye...lagi Prewedd nih.. hihihi
Prewedd dadakan (Versi IR)

Versi IR2


Wuenak...hihihih

Ngeliatin apa om tante? Ahahaha






5.15.2013

Karimun Island Part 1



Karimun Jawa
Karimun Jawa..Ya itulah yang akan gue bahas kali ini.
Seperti biasa, gue akan bahas tentang profile dari karimun jawa itu sendiri, sebelum cerita tentang traveling gue bareng temen-temen. Karena "Tak Kenal Maka Tak Sayang" itu kata pepatah, biar kita semakin cinta terhadap keindahan negeri ini... Indonesia.

Oke di mulai dude!
Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare, Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.
Berdasarkan legenda yang beredar di kepulauan, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang prihatin atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Dengan maksud mendidik, Sunan Muria kemudian memerintahkan putranya untuk pergi ke sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" (kabur) dari puncak Gunung Muria agar si anak dapat memperdalam dan mengembangkan ilmu agamanya. Karena tampak "kremun-kremun" maka dinamakanlah pulau tersebut Pulau Karimun.

Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah elang laut dada putih, penyu sisik, dan penyu hijau.
Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah.
Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus.

Gak banyak bicara (karena gue ngetik bukan bicara..hehehee) kita lanjut ke trip traveling gue bareng temen-temen. Jumlah kita ada 4 orang (Gue, Rifki/tole, Esi, dan Fahrul), Gue berangkat dari Cirebon, Tole berangkat dari jember, Esi dan Fahrul berangkat dari Jakarta (tepatnya Bekasi). Gue berangkat dari kantor jam 12 siang menuju Teminal Cirebon menggunakan elf nama mini bus di tempat kerja gue, nyampek terminal jam 1 siang, gak banyak tanya gue langsung naek bus jurusan Probolinggo Jawa Timur, karena bus jurusan jepara adanya malem kalo dari Cirebon jadi buat ngejar waktu gue langsung naek bus tersebut nama busnya "Harapan Kita". Jam setengah dua bus mulai meluncur, saat di datangi kondektur bus, gue tanya kalo mau ke Jepara paling deket turun mana dan kondektur bilang turun Kudus, okelah gue langsung beli tiket yang ke Kudus. Diluar perkiraan, ternyata Cirebon-Semarang gak ada macet jadi lancar jaya, gue nyampek Semarang sekitar jam setengah tujuh, nah baru dari Semarang ke arah Kudus baru macet, karena klas bus klas ekonomi jadi gak lewat tol. Semarang-Kudus yang seharusnya cuma 2 jam menjadi 4 jam karena macet, dan gue nyampek Kudus jam setengah 11 malem. Gila! Terminal Kudus ternyata cuma buka sampek jam 5 sore pak bosss!!! Yaudah, dengan pede-nya dan pasang wajah preman (Karena clana udah sobek2 dan cuma pake kaos kutang aja), sambil ngopi di pinggiran trotoar, gue cari info gimana caranya ke Jepara kalo dari Kudus pas malem-malem. Oke, ternyata ada 2 cara, cara pertama naek mobil,carteran harga sekitar 300rb, oh no!! Cara kedua adalah naek ojek, harga sekitar 80rb. Oke dengan terpaksa gue ambil yang cara kedua "naek ojek", sambil ngabisin kopi dan ngasap, gue cek dompet, buset dah ternyata gak cukup buat balik, akhirnya si abang ojek gue tawar 50rb. Awalnya si abang gak mau, tapi gue cuek aja sambil ngopi dan ngerokok, mungkin karena bosen nungguin, si abang ojek bilang "60rb deh mas, saya anter sampek pelabuhan", ya awalnya gue cuek tapi pas ngeliat jam udah jam 12 malem terpaksa gue ambil ojek dengan harga 60rb. Perjalanan dari Kudus - Jepara via ojek ditempuh dengan waktu 30 menit. Gue nyampek pelabuhan Jepara jam setengah satu malem. Wauw! Pelabuhan masih sepi, gelap lagi, jadi gue putuskan buat puter balik dan cari SPBU (pom bensin) yang paling dekat dengan pelabuhan. Dan nemu dengan jarak kurang lebih 1Km, dan gue pun tidur di situ, menunggu pagi, dan menunggu temen2 nyampek.

Si tole berangkat dari jember juga jam 1 siang menuju Terminal Bungur Surabaya, bus arah ke Jepara jadwalnya jam setengah sembilah, kena macet juga dan akhirnya nyampek Terminal Jepara jam 4 pagi. Si Esi dan Fahrul berangkat jam setengah enam sore dari bekasi, kena macet juga, dan nyampek di Terminal Jepara sekitar jam 8 pagi.

Jam 5 pagi gue bangun, sholat shubuh, dan jam 6 berangkat ke pelabuhan Jepara dengan jalan kaki. Nyampek sana skitar jam stengah tujuh, tole juga udah nyampek sana duluan kerna naek ojek dari terminal. Sambil nunggu Esi dan Fahrul, gue sama tole sarapan dulu sambil ngopi. Informasi awal, kapal yang bakal kita naekin berangkat jam 9 pagi, ternyata molor sampek jam 11.30, karena dateng jam 10 pagi dan kipas mesinmya kesangkut sama tali nelayan, jadi harus diperbaiki dan fix selesai dan berangkat jam 11.30.

Toilet Umum Samping Pelabihan

Kapal Patroli Laut

Setengah hari hilang percuma, karena nyebrang ke Pulau Karimun butuh wakyu 2,5jam, kita nyampek di pelabuhan karimun sekitar jam 2 siang. Setelah nyampek, kita langsung menuju tempat nginap (Homestay), lumayan sih homestay-nya, kamar dengan ukuran 3x3 (sekamar isi 2-3 orang).

Selamat Datang di Karimun Jawa
Nyampek penginapan, kita langsung naruh barang, ganti pakaian, sarapan (menu: ikan goreng, telur dadar, krupuk, teh anget). Habis sarapan, kita langsung siap-siap menuju spot-spot yang bakal kita tuju, sebenarnya dalam sehari normalnya ada 4 spot yang dikunjungi, berhubung moler banget pake parah plus sadis, akhirnya kita cuma 2 spot aja. Snorkling di Pulau Menjangan Kecil dan liat sunset di Tanjung Gelam.

Perjalanan menuju Pulau Menjangan Kecil
Kita nyampek spot pertama sekitar jam 15.30 sore, jadi pas nyampek spot kita lngsung nyebur. Di spot ini kita bisa menikmati berenang dengan ikan, ngasih makan ikan, dan ngeliat terumbu karang yang masih bagus banget. Keren SIDAS!!! dan emosi gue tueun gara-gara nyemplung, ngeliat terumbu karang yang Walllaaa! Maknyus! Maknyos! Maknyeslah!.

UnderWater

Snorkling sambil kasih makan ikan (Menjangan Kecil)

Snorkling with fish (P. Menjangan Kecil)

Bawah Air P. Menjangan Kecil

Bawah Air P. menjangan Kecil (Snorkling)

Karena waktu terbatas, jam 4 sore kita kudu stop itu snorkling dan melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Gelam. Perjalanan kesana sekitar 30 menit dari P. Menjangan Kecil. Nyampek sana sekitar jam setengah lima sore.

Perjalanan menuju Tanjung Gelam (area sunset)

Tanjung Gelam
Di Tanjung Gelam kita bisa nikmati sunset kalo cuaca lagi bagus, tapi kali ini cuaca lagi agak mendung. Jadi kita di sana cuma snorkling di area dangkal, foto-foto di kelapa doyong, sambil me-rileks-kan pikiran (terutama gue, karena udah 4 bulan kerja mulu dan g ada liburnya).

Manjat Pohon Kelapa (Tanjung Gelam)

Foto Imut di Tanjung Gelam

Foto cekciiiiiihhh di Tanjung Gelam :D

Sunset (lagi mendung jd jelek)


Ada yang lagi prewed gratis! (Esi & Fahrul)

Next Story------> TO BE Continues! Klik Here!